Pages

Mari Melindungi Hutan Kita, Hutan Indonesia

Selalu kita dengar melalui berbagai berita di media manapun tentang penebangan liar di hutan masih terus berjalan. Hutan tropis, non topis, bahkan lahan besar, semuanya rusak dan menghasilkan kerugian besar bagi masyarakat lokal maupun satwa liar. Dan itu berdampak pada perubahan iklim.

Seperti PT Ladang Sawit Mas, perusahaan dengan konsekuensi mancangkup hampir 6.500 hektar di Kalimantan Barat, telah menjadi sorotan publik, lantaran gambar-gambar dramatis yang dilakukan oleh International Animal Rescue Indonesia (IAIR-I) yang melihat orangutan selalu berada dalam ancaman. Di situ kita bisa melihat banyak tengkorak orangutan. Bukan hanya orangutan saja, satwa-satwa liar pun seolah dekat dengan ambang kepunahan.

Lain lagi di Pulau Sumatera, 400 Harimau Sumatera yang tersisa di sana juga termasuk ancaman utama atas eskpansi perkebunan kelapa sawit.
Saya tidak menyangka bahwa penyebab gundulnya hutan-hutan di Indonesia disebabkan oleh tangan-tangan manusia yang bertindak dengan cara yang sangat destruktif dan tidak terpuji. Akibatnya, terjadi kurangnya daya tarik pada alam, dan hal ini sebenarnya luput dari perhatian kita. Tak heran, perusahaan kayu makin seenaknya melakukan penebangan ilegal, mungkin prinsipnya yang penting dapat berdagang dan makmur. Para pengusaha besar dan investor lebih memilih membuat mall dan pemerintah kota mengijinkan demi menjadikan kotanya menjadi metropolis.

Kapan kita bisa melakukan Gerakan Satu Orang Satu Pohon? Atau setiap Pemerintah Kota mengadakan hutan buatan di setiap kotanya. Jika pemerintah kota tidak bisa memberikan program kota yang hijau, maka kita bisa menjalankan peran ini. Salah satunya dengan cara yang tergolong mudah, yakni menghijaukan kota dengan tangan kita sendiri. Kita bisa memulai menanam satu orang satu pohon melalui inisiatif kita sendiri. Kita bisa menanam di pekarangan rumah kita, bahkan di pinggir jalan yang sekiranya terlihat kondusif dan layak jika ditanam.

Kita harus berkomitmen pada diri sendiri untuk merubah. Mungkin setelah kita melakukan gerakan seperti itu, pemerintah kota menjadi terbuka dan meneruskan gerakan tersebut. Syukur-syukur pemerintah kota mau membuat hutan buatan di setiap kotanya. Karena kalau setiap kota mempunyai hutan buatan, hal ini dapat berpotensi menjadi kemenangan besar bagi hutan-hutan Indonesia dan anak cucu kita kelak. Pernyataan tersebut memang sudah terdengar klise di telinga kita. Namun apa daya, jika kita tidak melakukan aksi tersebut, mungkin suatu saat kita tidak bisa menikmati gratis suplai oksigen lagi melalui pohon.

Kita juga dapat melakukan kampanye melalui kegiatan bersifat mengajak untuk selalu peduli pada hutan. Sejauh ini Greenpeace, suatu Organiasi Internasional yang berkampanye untuk melesarikan lingkungan alam, sering melakukan gerakan melalui aksi kampanye tersebut. Dan di tahun 2013 kemarin, Greenpeace sudah berhasil melakukan kampanye dan gerakan penyelamatan lingkungan. Mereka telah menginspirasi banyak orang untuk melakukan aksi Indonesia Hijau. Greenpeace dapat melakukan aksi kampanye besar, dan kita juga sebenarnya dapat melakukan aksi-aksi kecil terlebih dahulu, yakni mendorong kerabat maupun saudara kita untuk menanam pohon di sekitar. Jika dari anda ada yang ingin bergabung dan mengikuti kampanye dengan Greenspeace, bisa melalui Protect Paradise yang ada di sini.

Indonesia sudah terwakilkan oleh pemikiran bijak dari para aktivis Granpace atas aksinya, namun kita sebagai orang yang belum bergerak dalam pohon, sepatutnya ikut berpatisipasi mendukung anti penebangan. Dengan dukungan kekuatan secara global, kita harus bijak dan tegas. Tak ada negoisasi untuk pembebasan dan perampasan lahan. Karena dengan ketegasan tersebut, kemungkinan kita dapat meyakinkan komitmen yang bila dijalankan dapat mengurangi kerusakan hutan. Dan secara langsung efek baik yang akan didapati sangat banyak, salah satunya adalah kita dapat menyingkapi perusakan habitat harimau dan orangutan.

Pohon itu sudah sangat baik kepada kita. Dan kita sepatutnya harus bersikap baik juga kepada pohon. Seperti contohnya pada musim caleg seperti sekarang, saya sering melihat banyak poster-poster caleg yang tertempel di pohon-pohon pinggir jalan. Saya kurang setuju dengan aksi penempelan poster di pohon. Bagaimanapun juga, tindakan tersebut sudah terbilang menyakiti pohon. Oleh sebab itu, saya sudah berjanji pada diri sendiri untuk tidak akan memilih caleg yang posternya sudah terlanjur dipasang di pohon.

Marilah kita bertindak lebih berani dalam melindungi hutan-hutan Indonesia. Yang sudah bergerak dalam hal ini, teruslah untuk menginspirasi solusi dan alternatif untuk memecahkan masalah-masalah perusakan hutan. Inspirasi dan solusi tersebut sangat berarti dalam kemajuan penyelamatan alam kita. Bagaimana pun juga, hutan adalah warisan alam budaya kita. Kita yang menginjak tanah kelahiran sepatutnya wajib untuk ikut melestarikan. Dan anak cucu kita kelak tidak akan susah untuk menghirup suplai oksigen.

Tulisan ini mengambil referensi dari website Greenpeace Indonesia

Maulana Setiadi

Terobsesi masuk surga.

3 comments:

Perusahaan O.D.A.P said...

BLog Anda Sangat Bagusss...

Kesempatan Kerja Sampingan Gaji Hingga 15 Juta/bln

1. Karyawan tetap, gaji pokok 2 jt/bln.
2. Segala jurusan SMU, SMK, D1, S1 dll..
3. Tugas pekerjaan dapat dikerjakan melalui HP, warnet, Rumah, Sekolah dll (dengan system online) tanpa mengganggu rutinitas anda sehari-hari.
4. Tugas pekerjaan: Mengentry data (memasukkan data) secara online melalui web perusahaan.
5. Gaji : Per entry data Anda dibayar 10rb rupiah, Bila sehari anda sanggup mengentry 50 data maka GAJI Anda 10rbX50Data=500rb rupiah/hari, Bila dalam 1 bln maka 500rbX30hari=15Juta/bln.
6. Kesempatan terbatas untuk 200 orang.
7. Pendaftaran: Kunjungi "WEBSITE" kami dibawah iklan ini, daftarkan nama lengkap dan email anda untuk verifikasi keanggotaan.

http://newkerjaonline2014.blogspot.com/

Perusahaan O.D.A.P said...
This comment has been removed by the author.
Perusahaan O.D.A.P said...
This comment has been removed by the author.