Pages

Mengenang Gempa Kaliwadas di 22 Maret 2015 Sebelum Jam 12 Malam

Janganlah malu pada Indonesia. Malulah pada diri sendiri karena nggak punya kegiatan produktif yang berguna bagi banyak orang, baik untuk sekarang maupun nanti.
Dan kegiatan produktif saya hari ini adalah, ngoprek foto-foto lama yang nggak boleh dilupakan. Haha. Apaan deh!
Tapi ini serius loh! Jadi gini, ada beberapa foto yang diambil sebelum jam 12 malam pada tanggal 22 Maret, 2015. Ya, tahun kemarin, dan melihat tanggal hari ini 22 Maret 2016, artinya foto-fotonya sudah melewati satu tahun.
Foto-foto ini layak sekali saya kenang. Meskipun sebetulnya sangat mengandung banyak duka, yaitu foto-foto bangunan yang telah diporak-porandakan gempa bumi yang terjadi di daerah Kaliwadas, Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 22 Maret 2015, sebelum jam 12 malam.
Saya bidik sendiri dari kamera hape saya dengan tangan gemetar dan raut cemas kayak lagi nahan mencret. Gimana enggak cemas coba? Meskipun pada saat difoto dalam kondisi setelah gempa selesai, namun kalau melihat kondisi bangunannya, beneran bikin merinding loh. Kamu liat aja deh melalui foto-fotonya di bawah ini.




Semua foto diambil dalam suasana masih berdebu akibat reruntuhan. Dan gimana? Berantakan banget kan? Atau malah mengerikan? Sontoloyo tuh yang menganggap biasa aja!
Sekilas cerita nih ya, tempat tersebut merupakan kontrakan kecil kami. Biasa kami jadikan tempat belajar dan diskusi, tempat nyari duit, tempat buat nyinyir, tempat nyanyi bareng, tempat nonton film, tempat lucu-lucuan, tempat buat makan mie sedap kuah bakso pake sosis So Nice sama saus ABC, tempat sarapan ketoprak atau bubur ayam rame-rame mari katong badansa rame-rame jangan takut beta cuma polose (Ehehehehe), sampai bahkan menjadi tempat terjadinya adegan di mana Mas Apunk minta tolong ke Muflih untuk mengambil senar layangan yang nyangkut di celananya Mas Apunk, eh nggak taunya senar layangan tersebut adalah jembutnya Mas Apunk. Wqwqwqwq
*
Di malam itu kami berenam (Saya, Muflih, Gilang, Alip, Mukhsin, dan Mas Apunk) berada di dalam kontrakan. Mas Apunk dan Alip sedang tertidur pulas, sementara kami bertiga lagi asyik di depan komputer sambil mendengarkan berbagai macam lagu melalui yutup.
Sebelum jam 12 malam, di saat lagunya Audy yang berjudul Menangis Semalam berputar, gempa bumi tiba-tiba datang memporak-porandakan bangunan kontrakan. Eternit, tembok, keramik, semuanya nyaris hancur. Apa nggak bikin kami panik? Laptop Acer milik Alip yang biasa kami gunakan untuk bermain PlayStation yang fotonya ada di atas tuh, mendadak dilapisi puing-puing bangunan. Laptop Acer mendadak berubah nama menjadi Laptop Lapis Puing!
Tapi untungnya kami semua berhasil keluar kontrakan dan akhirnya selamat! Sama sekali nggak ada luka fisik. Meskipun mendapati fakta pahit kalau ternyata di sepanjang komplek perumahan Kaliwadas ini, cuman kontrakan kami yang bangunannya hampir roboh akibat gempa. Tapi memang pada dasarnya bangunan kontrakan kami nggak bagus sih.
Tapi ada fakta lain yang lebih pahit, yaitu saat terjadinya gempa. Kami semua kompakan keluar kontrakan sambil berteriak-teriak membangunkan tetangga. Namun, hanya satu dua tetangga yang keluar rumah. Satu tetangga di antaranya cuman menanggapi kepanikan kami dengan menerbitkan kalimat, "Oh, gempa ya?"
Udah gitu doang! Apa nggak ngeselin? Seolah-olah nggak peduli sama kontrakan kami yang dari luar aja udah terlihat hancur. Ya sudah lah. Sekali lagi, yang penting kami selamat. Sama sekali nggak ada korban jiwa dari peristiwa ini.
Lalu setelah gempa dan bangunannya nggak layak dipakai lagi, keesokan harinya kami langsung mengangkut seluruh perabotan dan pindah ke tempat baru.

Wuiih.. Makan sendirian aja nih, Mz?

Dan di akhir tulisan, sebelum melewati jam 12 malam nanti, saya mengajak kalian yang membaca tulisan ini untuk mengenang duka gempa di Kaliwadas. Caranya, tinggal setel aja lagunya Audy yang Menangis Semalam melalui yutup! Sebab waktu itu kami dengerin lagunya lewat yutup.
Nggak ada korelasinya ya? Hehe.  Eh tapi di sini saya nggak bermaksud menyalahkan Audy loh. Sampai sekarang saya suka lagu-lagunya Audy kok. Ajakan untuk menyetel lagu tersebut ya cuman karena saya juga mau nyetel setelah pemuatan tulisan ini. Tapi emang pada dasarnya lagu Menangis Semalam ini enak kan? Kali aja abis ini Audy mengeluarkan lagu judulnya ‘Menangisi Kontrakan’ gitu. Hihihi
Pokoknya, saya senantiasa berdoa untuk kalian yang pernah mengalami peristiwa bencana alam apapun, semoga selalu dalam kondisi sehat dan bisa mengatasi dengan tegar ya! Salam.

Maulana Setiadi

Terobsesi masuk surga.

No comments: